Uji Strategi Lawan Persela



MALANG - Guna memantapkan persiapan tim jelang bentrok Persela Lamongan, 11 Juli mendatang, Arema dijadwalkan melakoni latih tanding dengan PS Malang Post di Stadion Kanjuruhan, sore ini.
Meski kualitas calon lawan masih jauh di bawah skuad besutannya, head coach Suharno berharap M Ridhuan dkk memperlakukan capolista (pemuncak klasemen) Kompetisi Divisi II Pengcab PSSI Kota Malang 2012 itu layaknya Laskar Joko Tingkir (julukan Persela).
Artinya, skuadra Singo Edan tak boleh main-main dalam pertandingan bertitel eksibisi amal tersebut. Suharno mengisyaratkan bakal menurunkan kekuatan terbaik sebagai proyeksi starter menghadapi Persela pekan depan.
‘’Uji coba ini untuk jaga suasana kompetisi karena kita baru main tanggal 11 Juli. Selain itu, saya ingin mantapkan strategi untuk meredam Persela. Artinya, kami tidak akan main-main,’’ ujar tactician berlisensi A AFC itu usai memimpin latihan timnya di Champion Futsal Araya pagi kemarin.
Bahkan, Suharno berharap PS Malang Post besutan pelatih Andry Basuki bakal mengusung skema 4-4-2 seperti yang biasa diterapkan head coach Persela, Miroslav Janu.
‘’Tujuan utamanya kan untuk persiapan lawan Persela. Kalau lawan bisa main seperti Persela dengan 4-4-2, tentu lebih bagus. Kami juga berharap PS Malang Post bisa memberi perlawanan terbaik,’’ beber pelatih yang dulu mengawali kariernya sebagai pemain di klub Perkesa 78 tersebut.
Dalam skema 4-4-2 andalan Janu, ada sejumlah penggawa yang menurut Suharno patut diwaspadai ekstra. Mulai dari sektor bek sayap yang dihuni Taufiq Kasrun dan Zaenal Arifin, di posisi winger ada Irsyad Aras dan Jimmy Suparno, lini tengah dikomandani Gustavo Lopes, sementara lini depan mengandalkan Rudi Widodo dan Mario Costas. ‘’Jadi kita benar-benar harus fokus mengantisipasi kekuatan mereka (Persela, Red),’’ serunya kepada Malang Post.
Target lain Suharno dalam eksibisi sore ini adalah untuk mencari figur tepat pendamping Seme Pierre Patrick di benteng pertahanan. Seiring bakal absennya Munhar karena akumulasi kartu kuning, kuadra Singo Edan memang cukup dipusingkan mencari pelapis yang sesigap dan sedisiplin defender kelahiran Sidoarjo tersebut.
Johan Ibo dan Steven Hesketh menjadi dua opsi utama untuk menggantikan peran pemain bernomor punggung 53 itu. Keduanya bahkan sudah dipantau dalam sesi internal game di Stadion Kanjuruhan, Selasa (3/7) lalu. ‘’Kemarin (Selasa, Red) Ibo dan Steve sengaja saya duetkan saat game. Sebetulnya itu untuk melihat siapa yang lebih siap,’’ papar Suharno.
Selain lini belakang, tampaknya tak akan ada perubahan signifikan dalam formasi Arema saat menantang Persela nanti. Suharno sepertinya mulai sreg dengan komposisi di sejumlah laga terakhir sekalipun sesekali melakukan rotasi.
Di pos bawah mistar ada Kurnia Meiga, pelengkap Seme di lini pertahanan ada Khusnul Yuli dan Alfarizi, sektor gelandang diisi Hendro Siswanto dan Ferry Aman Saragih yang menopang trio M Ridhuan, Dendi Santoso serta Alain N’Kong dengan Herman Dzumafo ataupun Sunarto sebagai target man. (tom/bua) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.