Pertimbangkan Pemain JUFA


MALANG- Kala jeda paro musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, 21 Maret lalu, Arema sempat melakoni international friendly match dengan Japan University Football Association (JUFA) di Stadion Kanjuruhan. Menghadapi tim tamu yang berawakkan para pemain bola tingkat mahasiswa Negeri Sakura tersebut, skuadra Singo Edan takluk dengan skor akhir 1-2.
Performa para pemain JUFA yang rata-rata masih berusia 20 tahun nyatanya meninggalkan kesan impresif di mata manajemen klub berlogo kepala singa. Kesengsem akan kualitas teknik dan permainan yang diperagakan anak asuh Masafumi Yoshimura, manajemen Arema bertekad bisa menggaet salah satunya menjadi awak skuad Singo Edan musim depan.
Sebelumnya, pihak JUFA sendiri sempat melontarkan keterbukaannya bila manajemen Arema berminat merekrut pemain mereka. “Saat itu manajemen JUFA menandaskan bila mereka bakal bersifat terbuka. Kita dipersilahkan berkomunikasi bila memang tertarik dengan pemain mereka,” terang Manajer Media Officer Arema, Sudarmaji.
Sekalipun berstatus mahasiswa, soal skill pemain JUFA boleh dibilang tidak kalah dari pemain profesional di Liga Indonesia. Bahkan mungkin kualitas tekniknya masih lebih unggul. Maklum saja, mereka memang dipersiapkan berkiprah di level yang lebih tinggi yaitu J-League. Kompetisi Liga Super Jepang yang sudah termasyur seantero Asia bahkan tingkat dunia.
Dalam skuad JUFA saat ini, yang menonjol diantaranya Nagasawa Kazuki, Kuriyama Naoki, Tomiyama Takamitsu, Kuruyama Shintaro, Musaka Mitsunari dan dua pencetak gol ke gawang Arema yaitu Nakagawa Teruhito dan Sakano Toyofumi.
Adapun dua penjaga gawang Fujishima Eisuke dan Kaoki Kentaro. Namun agaknya manajemen lebih tertarik merekrut pemain non kiper, seperti misalnya gelandang ataupun penyerang.
Disinggung siapakah pemain JUFA yang memikat hati manajemen Singo Edan, Darmaji mengaku belum bisa membeberkan. “Saat ini kami sebatas mempertimbangkan pemain JUFA. Kami punya rekaman pertandingan saat uji coba dengan mereka sehingga tinggal mempelajari lagi. Nanti biar tim pelatih yang menilai seperti apakah pemain yang diinginkan karena disesuaikan kebutuhan tim,” papar pria asal Banyuwangi ini.
Menurut Darmaji banyak pertimbangan mengapa pemain JUFA masuk daftar bidikan Arema. Diantaranya karena kualitas skill serta memiliki ‘nilai jual’. “Kita punya hubungan baik dengan JUFA sehingga memudahkan proses negosiasi. Terlepas dari alasan itu, kualitas pemain Jepang cukup baik dan memang kita membutuhkan pemain Asia tiap musimnya. Kehadiran mereka diharapkan bisa memancing minat sponsorship,” pungkasnya kepada Malang Post. (tom/bua) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.