Perkasa Dengan Biru


MALANG- Warna biru tampaknya masih layak menjadi warna kebesaran Arema. Hal itu bila mengacu grafik penampilan Singo Edan sepanjang perhelatan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Statistik musim lalu mencatat klub berlogo kepala singa meraup lebih banyak poin saat mengenakan jersey warna biru.
Dari total 34 pertandingan musim lalu, Seme Patrick dkk tercatat 23 kali mengenakan kostum warna biru-biru. Diantaranya 17 kali saat berstatus tuan rumah dan enam kali saat bertandang ke markas lawan. Dari 17 kali berkostum biru, klub berlogo kepala singa meraih sepuluh kemenangan, lima kali bermain imbang dan delapan kali menderita kekalahan. Jumlah poin yang dihasilkan dengan jersey biru mencapai 35 angka.
Rinciannya, Arema tampil 13 kali dengan kostum biru pada putaran pertama. Meliputi sembilan partai home dan empat partai away. Itu pun dengan corak warna biru gelap dan masih belum dilabeli apparel resmi. Dengan kostum tersebut, Singo Edan sebenarnya lebih banyak kalah. Ferry Aman Saragih dkk kalah enam kali dan hanya tiga kali memetik poin penuh. Sedangkan empat laga lainnya berakhir imbang.
Barulah pada putaran kedua dan sudah mengenakan apparel Ultras, jersey biru semakin bersahabat dengan Singo Edan. Tampil sepuluh kali mengenakan kostum kebesarannya tersebut, Arema merengkuh tujuh kali kemenangan, sekali seri dan hanya dua kali kalah. Koleksi poin yang dihasilkan mencapai 22 angka.
Sebenarnya, tidak mengherankan bila Arema memetik lebih banyak poin saat mengenakan jersey warna biru. Pasalnya, kostum tersebut lebih sering digunakan pada laga kandang.Yaitu sebanyak 17 kali saat tampil di Stadion Kanjuruhan.
“Tentu wajar karena memang kita lebih banyak mengenakan jersey biru yang merupakan warna kebesaran tim saat main home,” tutur Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata berkomentar.
Sementara itu, saat mengenakan jersey warna selain biru, Arema belum sekalipun memetik kemenangan. Tujuh kali memakai jersey merah yang merupakan kostum tandang, Singo Edan hanya mampu tiga kali memetik hasil imbang di kandang lawan sedangkan sisanya berakhir kekalahan.
Begitu pula saat mencoba jersey warna kontras, seperti kuning dan juga abu-abu, klub berlogo kepala singa selalu dipaksa pulang dengan tangan hampa. Kala melakoni tur Papua di awal putaran kedua, Arema selalu mengenakan jersey away warna kuning saat menantang Persiwa Wamena, Persipura Jayapura dan Persiram Raja Ampat. Jersey abu-abu hanya sekali dikenakan Catur Pamungkas dkk saat takluk 1-2 dari tuan rumah Persiba Balikpapan saat putaran pertama lalu. (tom/jon) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.