Suhu Air jadi Kendala Perenang Indonesia


Torehan waktu Siman cuma menempatkannya di urutan tujuh.


Siman Sudartawa
Siman Sudartawa (VIVAnews/Fernando Randy)
Perenang I Gede Siman Sudartawa gagal masuk ke babak semifinal cabang renang Olimpiade London 2012. Perenang 17 tahun itu  tersingkir saat tampil di heat kedua.

Siman mencatat waktu 55,99 detik saat tampil pada babak kualifikasi di Aquatics Centre, Minggu 29 Juli 2012. Torehan waktu Siman cuma menempatkannya di urutan tujuh dari delapan peserta. Ia lebih lambat 0,77 detik dari perenang asal Trinidad & Tobago, George Richard Bovell, yang berada di urutan pertama.

"Kalau hasil memang kurang memuaskan ya, karena target awal kita memang rekor nasional. Tapi, cara berenang dia sudah benar, itu yang penting. Kendalanya adalah suhu air kolam dingin, jadi Siman tidak dapat feel water-nya," kata pelatih Siman, Albert C. Sutanto dalam rilis yang dikirim Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

"Suhunya 25 derajat. Siman selama ini hanya try out di kawasan Asia Tenggara saja dan tidak pernah merasakan bertanding di suhu air sedingin ini."

Meski tersingkir, namun kiprah Siman tetap membanggakan. Ia adalah satu-satunya perenang Asia Tenggara yang tampil di nomor 100 meter gaya punggung.

"Dia bangga bisa menjadi satu-satunya wakil Indonesia di cabang renang dan satu-satunya wakil Asia Tenggara di nomer 100 meter gaya punggung ini. Mudah-mudahan dia bisa lebih baik di kemudian hari," ucap Albert.

Siman adalah bintang di Sea Games 2011 lalu. Pada Olimpiade kali ini, ia memasang target lolos ke semifinal, namun sayangnya ia gagal.#sumber vivanews

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.