RAMADHAN BALAPAN ...... hehehehehehehe ngongeb bos??


MALANG – Pemerintah melalui Menteri Agama RI, Suryadharma Ali menetapkan 1 Ramadan 1433 H, jatuh pada Sabtu (21/7) besok. Penetapan itu berdasarkan hasil pemantauan hilal di seluruh Indonesia, yang diputuskan dalam sidang isbath Kamis (19/7) kemarin. Penetapan itu berbeda dengan keputusan PP. Muhammadiyah yang sudah sejak jauh hari menetapkan awal Ramadan pada hari ini.
Meski ada perbedaan penetapan awal Ramadan, warga Muhammadiyah, Kamis malam kemarin, sudah melaksanakan salat tarawih di masjid-masjid yang dikelola Muhammadiyah. Termasuk di Kota Malang.
Masjid-masjid seperti Masjid A. Yani, Masjid AR. Fachruddin dan Masjid Muhammadiyah lainnya dipadati umat Islam yang mengawali salat tarawih pada Kamis malam kemarin.
Tanpa menunggu sidang isbath yang diumumkan Menag usai salat Isya kemarin, warga Muhammadiyah langsung menunaikan salat tarawih usai melaksanakan salat isya berjamaah.
‘’Sebagai PDM Kota Malang, kami sudah instruksikan untuk melaksanakan salat tarawih pada malam Jumat. Insya Allah, semua masjid Muhammadiyah siap untuk melaksanakan salat tarawih pada malam ini (kemarin, red),’’ kata Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, H.A. Rif’an Masykur kepada Malang Post, kemarin.
Meski ada perbedaan penetapan awal Ramadan, pihaknya sudah meminta kepada warga Muhammadiyah untuk dapat menghargai keyakinan umat Islam antara satu dengan lainnya. Karena semuanya pendapat atau keyakinan yang diyakini sama-sama benarnya.
‘’Karena itu, saya minta agar saat beribadah jangan berkoar-koar. Ibadah harus dilaksanakan dengan lillahita’ala,’’ ungkapnya.
Karena sudah memulai salat tarawih Kami malam, hari ini warga Muhammadiah sudah mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Karena itu, Rif’an menghimbau kepada warga Muhammadiyah untuk mengajak umat untuk melaksanakan ibadah yang menggembirakan dengan hati yang ikhlas.
‘’Kalau ibadah dengan tidak ikhlas, artinya dia tidak gembira melaksanakannya. Karena itu ajak umat yang menggembiraka. Melaksanakan ibadah tanpa tekanan dan ikhlas dalam hatinya yang paling dalam,’’ tambahnya.
Sebelumnya, Ketua PC NU Kota Malang KH. Marzuki Mustamar meminta kepada warga NU, Nahdliyin untuk menunggu keputusan pemerintah dari hasil rukyatul hilal yang dilakukan di seluruh Indonesia. ‘’Awal puasa sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah, dari hasil rukyatul hilal,’’ ujar KH. Marzuki Mustamar.
Sementara itu, sidang isbath yang digelar Menag menjadi tumpuan umat Islam untuk menetapkan awal Ramadan. Banyak masjid yang menunggu hasil keputusan sidang isbath, karena terkait dengan salat tarawih.
Apakah jadi di gelar atau tidak. Mengingat sidang isbath digelar setelah salat isya berjamaah di gelar. Tapi, setelah ditetapkan 1 Ramadan jatuh pada Sabtu (21/7) oleh Menag dalam sidang isbath, masjid-masjid hanya menggelar salat isya saja.
Tapi, bagi masjid Muhammadiyah tidak lagi menunggu sidang isbath, dan langsung melaksanakan salat tarawih usai salat isya berjamaah. (aim/avi) #sumber Malang Post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.