Milo Kian Dekat, Gomes Siap Nego

MALANG- Indikasi Milomir Seslija sebagai kandidat terkuat calon pelatih Arema musim depan makin mendekati kenyataan. Setelah sebelumnya tactician asal Bosnia itu membenarkan telah menjalin komunikasi dengan manajemen klub berlogo kepala singa, kemarin pihak Singo Edan tak lagi menutupi kabar penjajakan dengan pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Saat disinggung perkembangan negosiasi dengan mantan pembesut Arema IPL tersebut, Direktur Utama Arema ISL, Ruddy Widodo mengaku tengah terjadi proses tawar menawar besaran nilai kontrak.
“Ya masih tawar menawar. Semoga harganya ketemu. Buat Arema tidak terlalu berat, tapi Milo juga tidak terlalu dihargai murah. Semoga bisa berjodoh,” ujarnya ketika dihubungi Malang Post tadi malam.
Setali tiga uang, Milo sendiri juga tidak menampik tengah melakukan pembicaraan serius terkait nilai kontrak dengan manajemen Arema ISL. Hanya saja, mantan pelatih FC Rudar itu menolak membeberkan nominalnya. Sumber internal tim menyebut perundingan berlangsung alot lantaran permintaan Milo masih terlalu tinggi.
“Iya, manajemen Arema telah menghubungi. Tapi tidak etis kalau saya sebutkan nilai kontraknya kepada media. Kita lihat saja nanti. Saya harap mereka juga profesional seperti saya,” urai Milo yang selama menjadi pemain pernah memperkuat tim Singapura, Sembawang Rangers tersebut.
Andai nantinya negosiasi mengalami deadlock, bukan tidak mungkin manajemen segera berpaling ke kandidat lain. “Andaikan belum bisa ya berarti belum jodoh,” sambung Ruddy Widodo menimpali. Beberapa kandidat yang mulai meramaikan bursa calon pelatih Singo Edan selain Robert Rene Albert, Miroslav Janu dan Mundari Karya adalah Gomes de Oliveira.
Khusus Gomes de Oliveira, tactician yang musim lalu menukangi Persiwa Wamena itu mengaku tertarik membesut Arema yang musim depan menargetkan ekspektasi tinggi di pentas Indonesia Super League (ISL).
Ketertarikan der trainer asal Brasil itu dilontarkan langsung oleh sahabatnya yang juga mantan penggawa Arema, Claudio de Jesus. “Gomes bilang ke saya, dia tertarik ke Arema,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Gomes sendiri sebetulnya masih akan dipertahankan oleh manajemen Persiwa seiring suksesnya mengantar klub berjuluk Badai Pegunungan Tengah menempati podium ketiga klasemen akhir ISL musim lalu.
Di bawah asuhan Gomes, Boakay Foday dkk mengumpulkan 61 poin hasil dari 19 kemenangan, empat kali seri dan 11 kekalahan. “Sebenarnya Persiwa masih mau dia, tapi Gomes ingin ke Arema,” lanjut Claudio yang mengaku berkomunikasi intensif dengan mantan pelatih Persebaya U-21 tersebut.
Menurut mantan pemain yang juga pengelola SSB Brazil Style Football di kawasan Sengkaling tersebut, Gomes ingin melatih Singo Edan bukan hanya karena faktor nama besar Arema namun juga pertimbangan geografis.
“Keluarganya kan di Surabaya. Dia ingin dekat rumah,” bebernya kepada Malang Post. Hanya saja, sejauh ini belum terjalin komunikasi antara Gomes dengan manajemen Arema. Andai manajemen serius, bukan tidak mungkin Gomes bakal memprioritaskan Singo Edan andai tawarannya cocok. “Dia (Gomes, Red) masih menunggu. Sampai sekarang manajemen Arema belum hubungi dia,” paparnya. (tom/bua) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.