Malik Bos , 8 Tewas, 42 Luka-luka



SIDOARJO - Jelang arus mudik lebaran, jalan raya mulai memakan korban. Sedikitnya delapan orang tewas dan 42 orang mengalami luka-luka, menyusul terjadinya tabrakan karambol di Raya Trosobo, Krian, Sidoarjo, Selasa dinihari pukul 01.00 WIB.
Tabrakan maut itu melibatkan bus PO Harapan Jaya, jurusan Tulungagung - Surabaya bernopol AG 7850 UR, dump truk W 8286 UD dan dua motor. Masing-masing Honda Supra Fit L 3149 QY dan Yamaha Jupiter S 4345 XN.
‘’Kecelakaan tidak mungkin terhindarkan karena laju bus dari Krian cukup kencang. Kita masih akan melakukan olah TKP lebih mendalam,’’ AKP Fahri Siregar, Kasat Lantas Polres Sidoarjo di lokasi kejadian, Selasa kemarin.
Sementara itu Tri Wahyudi, salah seorang saksi mata menyebutkan, bus Harapan Jaya melaju cukup kencang dari arah Krian ke timur, menuju Surabaya. Begitu sampai di depan pabrik PT Upadi Pratama, tiba-tiba dari sebuah gang nyelonong sepeda motor.
Kejadian yang mengagetkan ini, lanjut Tri, langsung dibalas Subali (39 tahun) sopir bus, dengan membanting stirnya ke kanan. Karena kecepatannya tinggi, bus menghantam pembatas tengah jalan. ‘’Saat itu juga bus langsung terbalik dan penumpangnya tergencet semuanya,’’ papar Tri.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan (arah Surabaya) sebuah dump truk melaju cukup kencang juga. Melihat badan bus Harapan Jaya nyelonong ke tengah jalan, tabrakan tak mungkin terhindarkan. Dump truk baru berhenti setelah menghantam badan bus. Dari belakang dump truk, pengendara motor juga mengalami luka karena menabrak dump truk dari belakang.
Hampir sama dengan keterangan Tri, salah seorang penumpang bus, Bima (46 tahun) mengatakan, kecelakaan itu terjadi sangat cepat. Motor dari gang yang kemudian jatuh di depan bus, menjadikan sopir langsung kaget.
‘’Dalam bus muatannya cukup banyak dan berkecepatan tinggi membuat bus sulit dikendalikan. Hingga bus yang saya naiki oleng, kemudian roda sebelah kanan naik dan terbalik setelah dihantam dump truck,’’ papar Bima, yang dalam kecelakaan ini hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu AKBP Marjuki, Kapolres Sidoarjo menyebutkan, kecelakaan maut di Raya Trosobo kali ini adalah kecelakaan terbesar. Polisi dibantu warga, berusaha keras mengevakuasi korban dari penumpang bus. ‘’Ini kecelakaan terbesar di Sidoarjo. Sekarang kita tengah mendalami olah TKP,’’ ujarnya di Rumah Sakit Anwar Medika Krian, Selasa siang.
Dikatakan dia, dalam kecelakaan ini, awak bus Harapan Jaya dan truk yang terlibat kecelakaan di Trosobo, Sidoarjo, selamat meski menderita luka-luka. Setelah kesehatannya pulih, polisi akan memeriksanya. ‘’Sopir dan kenek kedua kendaraan ini masih dirawat di rumah sakit,’’ katanya.
Subali (sopir bus) dan  Basroni (kenek bus), keduanya dirawat di RS Anwar Medika Krian. Sementara Ariwidodo (sopir truk) dan Sanuri (kenek truk) dirawat di RS Siti Khodijah Sepanjang. ‘’Mereka semua mengalami luka berat dan harus dirawat intensif,’’ pungkasnya.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post  menunjukkan delapan orang tewas semuanya adalah penumpang Bus Harapan Jaya. (has/avi) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.