Eliminasi Sembilan Pemain U-21


MALANG- Jumlah pemain yang bergabung dalam latihan Arema mulai menyusut. Bila Senin (30/7) lalu ada 31 pemain yang ambil bagian, sore kemarin Stadion Kanjuruhan hanya dipenuhi 19 pemain.
Program latihan dipimpin langsung oleh Joko ‘Gethuk’ Susilo didampingi asisten yang lain seperti Kuncoro, Khoiful Ajid serta dua pelatih kiper, Dwi Sasmianto dan Bambang Suhandoko. Adapun head coach Suharno tetap memantau latihan berdurasi 90 menit tersebut.
Rinciannya, ada 11 penggawa U-21 yang berpartisipasi. Meliputi duo penjaga gawang Teguh Ari dan Teguh Amirudin, Okky Derry, Nanda Bagus, Richard Abimanyu, Faruq Muhadjir, Rochman Wicaksono, Supriyadi, Gilang Dedik Permadi, Indra Ari dan Lucky Ariawan.
Artinya, ada sembilan pemain singo licek (julukan Arema U-21) yang tak lagi ambil bagian setelah sebelumnya sempat bergabung awal pekan lalu. Gethuk beralasan, penyusutan sengaja dilakukan setelah tim pelatih melakukan penilaian tahap awal di latihan perdana.
Maka tinggal 11 pemain itulah yang dinilai layak melanjutkan unjuk kebolehan mereka di hadapan pelatih skuad senior. “Memang jumlahnya dikurangi. Istilahnya seperti seleksi,” ujar pelatih asal Cepu tersebut.
Nyatanya keputusan mempertahankan 11 pemain tersebut tak keliru. Kemarin, Gilang Dedik dkk mampu menunjukkan peningkatan performa dalam sesi internal game. Padahal sebelumnya, Gethuk cs masih kesulitan menilai permainan mereka dalam latihan Senin lalu.
“Saya nilai ada peningkatan. Utamanya dalam ball possession. Tampak lumayan saat game tadi (kemarin),” paparnya kepada Malang Post. Saat menu game, Lucky dkk diadu dengan kumpulan pemain senior.
Mulai dari Khusnul Yuli, Richie Pravita Hari, Benny Wahyudi, Juan Revi, Catur Pamungkas, Agung Suprayogi, Dendi Santoso dan Sunarto. Sayang, armada singo licek masih belum mampu menandingi superioritas seniornya.
Dendi dkk masih terlalu tangguh dibanding ‘adik-adiknya’, terlihat dari jumlah gol yang disarangkan ke gawang lawan. Sedikitnya tim senior kemarin unggul menimal tiga gol dalam sesi game berdurasi sekitar 30 menit tersebut.
Namun, hal itu agaknya bisa dimaklumi tim pelatih Singo Edan. “Permainan sudah bagus, tapi memang level mereka belum setara dengan pemain senior,” ujar Gethuk berkomentar.
Kemampuan Richard cs akan kembali dipantau Jumat (3/8) dan Sabtu (4/8) lusa. Utamanya lewat agenda uji coba hari Sabtu. Mereka akan diadu dengan tim lokal. Tentunya tim pelatih bakal memiliki penilaian khusus untuk semakin mengerucutkan jumlah pemain sehingga mereka yang nantinya dimagangkan ke skuad senior memang pemain muda yang betul-betul siap. (tom/bua) #sumber malang post

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.