Sek Adem Atine Sek Asik Jiwane


Penyebab yang paling besar bagi seorang hamba untuk meraih hidayah, jalan kebaikan menurut hukum-Nya Allah, ialah seorang hamba mempunyai keinginan yang keras untuk mendapatkannya sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya : "Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar berserta orang-orang yang berbuat baik". (QS : al-Ankabut : 69).
Berkeinginan keras juga diiring dengan do'a, jadi tidak bisa dipisahkan salah satunya, apalagi jalan kepada keimanan bisa kita saksikan dalam sejarah orang-orang pilihan yaitu para Nabi, memang berat adanya, karena tugas sebagai khalifah manusia diciptakan ibarat kita sedang kerja dinas, disertai buku petunjuk peraturannya, dimana dalam hal ini ialah Alqur'an dan As Sunnah. Keduanya harus kita pegang teguh, dan berkeinginan keras berjuang agar bisa menjalankan tugas dari Allah SWT, dimuka bumi ini.
Kehidupan tidak bisa dengan harapan kosong, menghayal dan angan-angan saja, tanpa pelaksanaan yang butuh perjuangan. Semua butuh perjuangan, dan perjuangan yang paling mantap, ialah menjadi seorang hamba yang diridhoi Allah SWT. Jangan sampai kita tipu daya syetan, dimana mulut berucap istighfar tapi maksiat jalan terus, ridho terus, usaha ibadahnya, memakai jilbabnya, sedekahnya, tahajudnya sama sekali tidak ada peningkatan dari waktu ke waktu, kalau sudah begitu sama saja kebalikan yang akan terjadi, dimana Allah membiarkan kita ketipu sama angan-angan kosong. Tidak ada hidayah sama sekali untuk kita, jadilah kita selama hidup sengsara karena tidak terarah dengan semestinya.
Allah SWT Berfirman : “Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka” (Q.S. al-Nisâ’ [4]: 19)
Disini kita harus mempunyai iman kuat, dengan iman kuat baru bisa berjuang, dengan yakin dan mengharap ridho dan caranya Allah SWT. Iman yang kuat bagaimana cara mendapatkannya Ustadz?
Ya didapat dengan ngaji, belajar ilmu iman dan Islam, agar paham dalam menghayati ibadah dan melakukannya dengan cara yang di syariatkan, perhatikan ayat yang pertama kali kita disuruh ngapain? Iqro, baca petunjuk-Nya Allah SWT agar bisa kenal dan tahu ilmu Agama Allah ini.
Dan juga bertawakkal, diantaranya yakin atas perintah Allah SWT, bahwa shalat itu maslahat walau keadaan bagaimana pun, yakin jilbab itu kebaikan, karena bertawakkal bentuknya juga dengan meyakini bahwa aturan Allah itulah yang terbaik, mau bagaimana tabrakannya dengan keperluan duniawi, pasti baik, karena Allah yang maha tau dan maha kuasa akan ciptaan-Nya.
Tawakkal atas kekuasaan Allah yang menjamin pertolongan untuk umat yang beriman, baik pertolongan langsung, tapi yang terpenting pertolongan agar ringan menjalani ujian, karena sifatnya sebagai amal shaleh yang terbaik bagi kita, menurut ilmu-Nya Allah SWT. Makanya syetan skak mati bagi manusia yang punya dua sifat ini
Allah SWT Berfirman :“Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya” (Q.S. al-Nahl [16]: 99)
Allah SWT Berfirman : Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (Q.S. Fâthir [35]: 6). (*)# sumber malang post
 

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.