Andalkan Empat Striker Killer



MALANG- Membangun kebersamaan antar pemain menjadi fokus pelatih Rahmad Darmawan pada hari kedua joint training atau latihan gabungan Arema Indonesia dan Pelita Jaya di Stadion Kanjuruhan, kemarin sore.
Seperti diketahui sebelumnya, para pemain yang mengikuti joint training ini merupakan gabungan dari tim Arema dan Pelita sesuai kesepakatan kerjasama kedua klub ISL tersebut, seiring wacana merger yang berhembus beberapa waktu lalu.
Untuk itu RD sapaan akrab Rahmad Darmawan fokus membangun kebersamaan antar pemain. Lantara diantara mereka memang belum pernah bekerja sama maupun bermain dalam satu tim secara utuh.
Seperti terlihat dalam sesi latihan kemarin, RD mencampur jadi satu antara pemain Arema dan Pelita disetiap menu latihan yang diberikan. “Saat latihan tadi, saya masih konsentrasi membangun kebersamaan antar pemain,” katanya.
“Karena mereka datang dari dua klub yang berbeda, sehingga perlu penyatuan kembali agar mereka faham latihan dan cara bermain seperti yang saya inginkan,“ ujar RD usai memimpin latihan kemarin sore.
Selain masih membangun kerja sama antar pemain, menurut pelatih kelahiran Metro Lampung ini para pemainnya masih membutuhkan waktu adaptasi lagi. Adaptasi itu menurut RD memang mutlak diperlukan agar pemain paham instruksi dan cara bermain yang diingikannya.
“Dalam proses penggabungan latihan ini, mereka masih butuh waktu lebih banyak untuk adaptasi,” kata RD. Setidaknya dari latihan kemarin sore tampak antara pemain dari Arema maupun pemain dari Pelita masih canggung.
Untuk menetralisir kecanggungan itu, RD sengaja memberi game dalam latihan kemarin. Suasana pun tampak mencair setelah mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut memberi menu latihan game pada Dendi Santoso dkk.
     “Ya mereka masih canggung, karena ya itu tadi mereka datang dari dua tim yang mempunyai karakter berbeda. Setelah saya berikan sedikit game, suasananya jadi lebih baik lagi,” tandas RD yang dipercaya sebagai headcoach dalam joint training ini.
    Sementara itu dalam latihan kemarin sore, hadir satu pemain baru lagi dari Pelita Jaya yakni Engelbert Sani. Pemain asal Sorong, Jayapura tersebut, mengaku senang mengikuti latihan gabungan Arema-Pelita ini.
    “Saya senang mengikuti latihan ini, kita tahu tim Arema merupakan salah satu tim terbesar di ISL dan didukung oleh supporter fanatiknya,” yakin Engelbert Sani kepada Malang Post, usai latihan. (big/bua) #Sumber Malang Post     

Arema Netnab

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.